MTsN 5 Kulon Progo Cetak Santripreneur, Bedah Tuntas Seni Meracik dan Mengemas Kopi di Program NYANTRI
- Rabu, 26 November 2025
- Administrator
- 1 komentar
- Dilihat 393 kali
Kulon Progo (MTsN5KP) – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 5 Kulon Progo sukses menggelar kegiatan NYANTRI (Nyinau Agama Terintegrasi) pada Jumat (21/11/2025) malam hingga Sabtu (22/11/2025) pagi. Kegiatan yang memadukan pendidikan agama dan keterampilan kewirausahaan ini berlokasi di Madigondo, Sidoharjo, Samigaluh, Kulon Progo, dengan dua tempat utama: Pondok Pesantren (PP) Dakwatul Islamiyah dan Warung Kopi Mbak Mar.
Pada Jumat, para siswa diantar oleh beberapa guru pendamping MTsN 5 Kulon Progo menuju PP Dakwatul Islamiyah. Hari itu diisi dengan kegiatan keagamaan intensif, mulai dari mengaji hingga kajian kitab kuning yang dibimbing langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren, Drs. H. Abdul Hamid Tarwaca, M.S.I. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat karakter religius dan pemahaman mendalam siswa terhadap ajaran Islam.
Salah satu guru pendamping yang mengantar siswa, Ali Mustofa Fatkhul Haq, S.Pd.I., mengungkapkan pentingnya pengalaman spiritual ini. "Kegiatan di pesantren ini adalah kesempatan emas bagi anak-anak untuk merasakan langsung atmosfer kehidupan santri dan memperdalam ilmu agama dari sumbernya. Kami berharap pengalaman ini menjadi bekal spiritual yang kuat bagi mereka," ujar Ali.
Memasuki hari kedua, Sabtu pagi, kegiatan beralih ke Warung Kopi Mbak Mar, masih di wilayah Madigondo. Didampingi oleh beberapa guru, para peserta NYANTRI mendapatkan materi tentang kewirausahaan, khususnya dalam pengelolaan usaha kopi.
Fokus utama sesi ini adalah mempelajari seni penyajian kopi, mulai dari teknik barista hingga upaya menjaga kualitas rasa. Dalam sesi praktik, ditekankan bahwa cita rasa kopi sangat ditentukan oleh proses penyajian, meskipun menggunakan biji kopi dan takaran yang sama. Hal ini menjadi kunci dalam menciptakan produk yang khas dan berkualitas. Kegiatan ditutup dengan materi tentang pengemasan produk yang merupakan aspek krusial dalam pemasaran.

Guru pendamping yang fokus pada kegiatan kewirausahaan pada Sabtu pagi, Eko Suprihatin, S.Pd., menjelaskan visi kegiatan ini. "Setelah mendapat bekal agama yang mantap, siswa juga harus memiliki bekal skill yang relevan dengan perkembangan zaman. Di sini, kami mengajarkan bahwa kualitas sajian adalah kunci, bukan hanya bahan baku. Kami ingin mereka tahu bahwa detail sekecil apa pun, seperti cara barista menyajikan, sangat menentukan hasil akhir. Kemampuan ini diharapkan menjadi modal mereka untuk berwirausaha mandiri di masa depan," kata Eko.

Dengan perpaduan ilmu agama dan keterampilan praktis, kegiatan NYANTRI ini menegaskan komitmen MTsN 5 Kulon Progo untuk mencetak generasi muda yang berakhlak mulia sekaligus kompeten dalam bidang wirausaha. (jkp)
1 Komentar
Artikel Terkait
Inspiratif, Finalis Duta Genre DIY Bekali Siswa MTsN 5 Kulon Progo Perencanaan Masa Depan
Rabu, 29 April 2026
Kembangkan Literasi, MTsN 5 Kulon Progo Gelar PROLISA Berbasis Koleksi Perpustakaan Baitul Hikmah
Senin, 27 April 2026
MTsN 5 Kulon Progo Gelar Pelatihan Olah Pegagan Menjadi Sabun Herbal, Siswa Antusias Ikuti Kegiatan
Jum'at, 24 April 2026
Demokratis dan Transparan, MTsN 5 Kulon Progo Gelar Pemilihan Waka Sarpras dan Ketua Adiwiyata
Selasa, 21 April 2026
Program Nyantri MTsN 5 Kulon Progo Seimbangkan Bekal Akhirat dan Kemampuan Berdikari
Senin, 20 April 2026