You need to enable javaScript to run this app.

Save Your Future! Siswa MTsN 5 Kulon Progo Diajak Bijak Menata Masa Depan dan Menghindari Pernikahan Dini

  • Selasa, 10 Maret 2026
  • Administrator
  • 0 komentar
  • Dilihat 50 kali
Save Your Future! Siswa MTsN 5 Kulon Progo Diajak Bijak Menata Masa Depan dan Menghindari Pernikahan Dini

Kulon Progo (MTsN5KP) — Siswa-siswi MTsN 5 Kulon Progo mengikuti kegiatan Pesantren Ramadhan yang menghadirkan materi edukatif bertajuk “Save Your Future – Jangan Buru-Buru Check Out Masa Depan Demi Pernikahan Dini”. Materi tersebut disampaikan oleh pihak KUA Samigaluh pada Selasa (10/03/2026) pagi. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para remaja tentang pentingnya menjaga kesehatan diri serta merencanakan masa depan dengan baik sebelum memutuskan untuk menikah.

Dalam penyampaiannya, narasumber menjelaskan bahwa remaja yang sehat adalah remaja yang memiliki keseimbangan kesehatan secara fisik, mental, dan sosial. Remaja yang sehat secara fisik ditandai dengan kondisi tubuh yang bugar dan mampu menjalankan aktivitas sehari-hari dengan baik. Sementara itu, kesehatan mental dan sosial tercermin dari kemampuan remaja mengelola emosi, bersikap positif, serta mampu berinteraksi dengan lingkungan secara sehat dan bertanggung jawab.

Sebaliknya, remaja yang tidak sehat secara fisik, mental, maupun sosial dapat menghadapi berbagai risiko yang berdampak pada masa depan. Ketidakstabilan emosi, kurangnya kesiapan menghadapi tantangan hidup, serta lemahnya kemampuan bersosialisasi dapat menjadi penghambat dalam meraih cita-cita dan membangun kehidupan yang lebih baik.

Dalam materi tersebut juga dijelaskan bahwa pernikahan dini adalah pernikahan yang dilakukan pada usia di bawah 19 tahun. Pernikahan pada usia yang terlalu muda memiliki berbagai risiko, terutama bagi perempuan. Tubuh yang belum siap secara biologis dapat meningkatkan risiko kehamilan, seperti kemungkinan komplikasi yang lebih tinggi, proses persalinan yang cenderung lebih sulit, serta potensi gangguan kesehatan bagi ibu dan bayi. Bayi yang dilahirkan pun berisiko memiliki berat badan yang tidak optimal serta lebih rentan mengalami masalah kesehatan.

Selain risiko kesehatan, pernikahan dini juga berdampak pada kesiapan sosial, mental, dan emosional. Pada usia remaja, seseorang umumnya belum sepenuhnya siap menghadapi dinamika kehidupan rumah tangga maupun tanggung jawab sebagai pasangan. Secara ekonomi pun kebanyakan remaja masih belum mandiri sehingga berpotensi menimbulkan berbagai persoalan di kemudian hari.

Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan dapat memahami bahwa menuntut ilmu, mengembangkan potensi diri, serta mempersiapkan masa depan merupakan tanggung jawab penting bagi generasi muda. Dengan bekal ilmu pengetahuan, akhlak yang baik, serta kesiapan yang matang, diharapkan kelak mereka mampu membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah sesuai dengan ajaran Islam. (rof/jkp)

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

Farida Rahmawati, S.Pd., M.Pd.

- Kepala Sekolah -

Bismillahirohmannirrohim Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh Alhamdulillahi robbil alamin kami panjatkan kehadirat Allah SWT, bahwasannya dengan rahmat dan karunia-Nya lah akhirnya...

Berlangganan
Jajak Pendapat

Bagaimana Pelayanan yang diberikan MTs Negeri 5 Kulon Progo ?

Hasil
Banner