Wujudkan Madrasah Ramah Anak, MTsN 5 Kulon Progo Gelar Fahmil Quran Anti-Bullying
- Rabu, 11 Maret 2026
- Administrator
- 0 komentar
- Dilihat 19 kali
Kulon Progo (MTsN5KP) - Memasuki hari kedua rangkaian Pesantren Ramadhan, Rabu (11/03/2026) pagi, MTsN 5 Kulon Progo menggelar kegiatan Fahmil Quran yang sarat akan pesan moral. Bertempat Masjid Jabal Thoriq madrasah setemapt, kegiatan kali ini mengusung tema krusial bagi remaja: "Al-Qur'an Melarang Perundungan (Anti-Bullying)".

Acara yang diikuti oleh siswa MTsN 5 Kulon Progo ini menghadirkan Khoifin, S.Akun. sebagai pemateri utama. Didampingi oleh Guru Bimbingan Konseling (BK), Ahmad Afifudin, S.Pd., kegiaran juga dihadiri oleh guru dan tenaga kependidikan yang turut memberikan dukungan moral bagi para siswa.
Dalam paparannya, Khoifin menjelaskan secara mendalam mengenai definisi perundungan (bullying), baik secara fisik, verbal, maupun siber. Ia menekankan bahwa perundungan sering kali dipicu oleh rasa kurangnya empati dan keinginan untuk merasa lebih unggul di atas penderitaan orang lain.

Materi kemudian dikaitkan dengan nilai-nilai keislaman, di mana Al-Qur'an secara tegas melarang perilaku merendahkan sesama. Khoifin mengutip esensi dari Surah Al-Hujurat ayat 11 yang melarang kaum mukmin untuk mengolok-olok kaum yang lain karena boleh jadi mereka yang diperolok lebih baik di mata Allah.
Selain menjelaskan penyebab, pemateri juga membekali siswa dengan langkah-langkah antisipasi apabila melihat atau mengalami perundungan. Siswa diajak untuk menjadi upstander—mereka yang berani melapor dan membela kebenaran—bukan sekadar penonton (bystander).

Khoifin, S.Akun. dalam sesi motivasinya menyampaikan pesan yang mendalam. “Sebagai sesama umat Islam di lingkungan madrasah, kita adalah bersaudara. Al-Qur'an mengajarkan kita untuk saling memuliakan, bukan saling menghinakan. Jangan biarkan lisan atau tangan kita menyakiti teman sendiri, karena sejatinya seorang Muslim yang sejati adalah dia yang orang lain merasa aman dari gangguan lisan dan tangannya."
Guru BK MTsN 5 Kulon Progo, Ahmad Afifudin, S.Pd., turut memberikan arahan tegas sekaligus menyentuh kepada seluruh peserta. "Anak-anakku, jadikan momentum Fahmil Quran ini sebagai titik balik untuk memperbaiki cara kita berinteraksi. Saya mengajak kalian semua untuk senantiasa menjaga sikap, lisan, dan tingkah laku, baik kepada sesama teman maupun kepada bapak ibu guru. Mari kita bangun budaya saling menghormati dan menyayangi, sehingga MTsN 5 Kulon Progo benar-benar menjadi rumah kedua yang aman dan nyaman bagi kita semua tanpa ada rasa takut akan perundungan," jelasnya.

Melalui kegiatan Fahmil Quran ini, MTsN 5 Kulon Progo berharap dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang aman dan nyaman, serta ramah anak. Dengan pemahaman yang kuat terhadap ayat-ayat Al-Qur'an mengenai etika pergaulan, diharapkan perilaku perundungan tidak lagi memiliki ruang di lingkungan madrasah. (jkp)
Artikel Terkait
Dalami Makna Ayat Suci, Siswa MTsN 5 Kulon Progo Antusias Ikuti Kajian Tafsir Al-Qur'an
Rabu, 11 Maret 2026
Sentuhan “Klinik Tahsin” di Pesantren Ramadan MTsN 5 Kulon Progo, Bacaan Al-Qur’an Siswa Dibina Lebih Intensif
Rabu, 11 Maret 2026
Belajar Fardhu Kifayah Sejak Dini, Siswa MTsN 5 Kulon Progo Praktik Pemulasaran hingga Sholat Jenazah
Selasa, 10 Maret 2026
Semarak Pesantren Ramadan 1447 H, MTsN 5 Kulon Progo Gelar Beragam Kegiatan Keislaman
Selasa, 10 Maret 2026
Save Your Future! Siswa MTsN 5 Kulon Progo Diajak Bijak Menata Masa Depan dan Menghindari Pernikahan Dini
Selasa, 10 Maret 2026
Siswa MTsN 5 Kulon Progo Tunaikan Zakat Fitrah, Siap Disalurkan untuk Siswa dan Masyarakat
Jum'at, 06 Maret 2026
Semarak Ramadan, MTsN 5 Kulon Progo Gelar Klinik Tahsin dalam Kegiatan Kokurikuler
Selasa, 03 Maret 2026