Siswa, Wali Murid, dan Komite Kompak Akui: Ekoteologi MTsN 5 Bukan Sekadar Konsep
- Kamis, 18 September 2025
- Administrator
- 1 komentar
- Dilihat 431 kali
Kulon Progo (MTsN5KP) – Program unggulan berbasis ekoteologi yang dipaparkan oleh Kepala MTsN 5 Kulon Progo, Farida Rahmawati, S.Pd., M.Pd., dalam acara SONJOKU (Silaturahmi Obrolan dan Jejaring Ormas Keagamaan Kulon Progo) mendapat pengakuan langsung dari perwakilan siswa, wali murid, dan komite. Acara yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kulon Progo ini dilaksanakan di Kopi Menoreh Pak Rahmat, Madigondo, Samigaluh, pada Senin (15/09/2025).

Diskusi dalam SONJOKU, yang bertema “Membedah Konsep Ekoteologi MTsN 5 Kulon Progo”, membuktikan bahwa program-program seperti NYANTRI (Nyinau Agama Terintegrasi), kerja sama dengan Bank Sampah Sinorowedi, dan kegiatan JUM'AT BERSINAR bukan sekadar konsep di atas kertas, melainkan aksi nyata yang sudah mengakar di lingkungan madrasah.
Perwakilan siswa, wali murid, dan komite yang hadir dalam acara tersebut secara kompak mengamini bahwa program ekoteologi yang disampaikan kepala madrasah benar-benar dilaksanakan dan memberikan dampak positif. Wali Murid menyampaikan bahwa anak-anak mereka menjadi lebih peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan, terbukti dari kegiatan daur ulang sampah dan konservasi air yang mulai mereka terapkan di rumah setelah mendapatkan edukasi dari madrasah.

Siswa memberikan kesaksian langsung mengenai keaktifan mereka dalam berbagai kegiatan lingkungan. Mereka merasa program-program ini tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga pengalaman langsung yang membentuk karakter.
Salah satu siswi, Mugi Hartun Rahayu, yang turut diundang dalam acara ini, mengaku terlibat aktif dalam banyak kegiatan ekoteologi madrasah. “Di MTsN 5, kami benar-benar diajak terlibat. Saya ikut dalam program JUM'AT BERSINAR, mulai dari menanam, membuat biopori, sampai mengumpulkan sampah untuk Bank Sampah Sinorowedi,” tutur Mugi. “Kami juga diajarkan bagaimana membuat ecobrick dan memanfaatkan sisa air wudu untuk kolam ikan. Intinya, kami diajarkan bahwa menjaga lingkungan itu mudah dan menyenangkan.”

Kepala MTsN 5 Kulon Progo, Farida Rahmawati, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa program-program tersebut, termasuk Safari Jumat dan pemberian bibit tanaman, adalah bukti komitmen madrasah dalam melaksanakan ekoteologi. "Semua program ini adalah ikhtiar kami untuk menumbuhkan kesadaran dan kecintaan peserta didik terhadap lingkungan," ujar Farida. "Melalui ekoteologi, kami berupaya mengintegrasikan nilai-nilai agama dengan kepedulian terhadap alam, mengajarkan bahwa menjaga bumi adalah bagian dari ibadah." (jkp)
1 Komentar
Artikel Terkait
Membuka Ruang Belajar Lebih Luas, MTsN 5 Kulon Progo Sambut Kolaborasi di Perpustakaan Desa
Senin, 24 Agustus 2026
Perkamuda DIY 2026 Resmikan Pembukaan, Siswa MTsN 5 Kulon Progo Jadi Pembaca Al-Qur'an
Kamis, 20 Agustus 2026
Semarakkan HUT ke-81 RI, MTsN 5 Kulon Progo Gelar Kedai Sehat di Lapangan Sidowayah
Selasa, 18 Agustus 2026
MTsN 5 Kulon Progo Turut Sukseskan Upacara Peringatan HUT RI ke-81 di Kapanewon Samigaluh
Senin, 17 Agustus 2026
Empat Murid MTsN 5 Kulon Progo Resmi Dikukuhkan Jadi Pramuka Garuda pada Apel Hari Pramuka ke-65
Sabtu, 15 Agustus 2026
Lestarikan Seni Tradisi, Pelajar MTsN 5 Kulon Progo Tabuh Gamelan di Malam Tirakatan Kalurahan Sidoharjo
Jum'at, 14 Agustus 2026